Sahabat Spesialku

Red-Angry-Bird
image taken from : angrybirds.wikia.com

Aku memiliki beberapa orang sahabat. Sahabat pertamaku aku temui ketika aku duduk di kelas 4 SD. Pada saat itu, dia baru pindah ke sekolah kami. Kami menghabiskan masa-masa SD hingga SLTP dengan bermain layaknya anak-anak biasa, main catur, nonton Dragon-Ball. Ketika duduk di SLTP, aku kembali mendapatkan 2 orang sahabat lainnya. Dan melakukan semuanya bersama-sama waktu sore hari adalah kegiatan rutin waktu itu.

Ketika aku duduk di SMU, aku jarang bertemu dengan mereka. Karena kami berada di sekolah yang berbeda. Tetapi aku kembali menemukan sahabat baru dan beberapa teman dekat di sana. Sahabatku kali ini adalah cewek. Satu-satunya yang menjadi penghubung kami saat itu adalah komik. Dia memiliki koleksi komik dan kami bertukar pinjam. Kami juga ikut ekstra kulikuler Bahasa Inggris. Aku juga sempat duduk disebelahnya. Seperti halnya cewek, dia sangat sensitif, cerewet tapi yang paling mengerikan ketika dia sedang Bad Mood. Pada saat itu aku sadar dan belajar bahwa cewek itu mengerikan.

Selesai dari SMU dan melanjutkan ke universitas, lagi-lagi aku mendapatkan beberapa sahabat. Sahabat yang pertama kali aku temukan di sana,adalah pada saat aku mendaftar tes masuk yang ke-2. Dia datang dengan Papanya dan dia senyum waktu kami saling lihat. Karena aku termasuk orang yang tidak peduli sama keadaan sekitar, aku melihat ke arah lain. Kelak aku tahu bahwa waktu itu aku tahu, pada saat itu dia menganggap aku orang sombong. Karena kami mendaftar pada saat bersamaan, maka aku dan dia jadi lebih sering sekelas. Kami juga bertemu di Paduan Suara Mahasiswa. Dan saat itu juga persahabatan kami dimulai.

Beberapa sahabat lainnya juga memiliki cerita dan karakter tersendiri. Mungkin kelak aku akan menuliskannya satu persatu. Saat ini aku ingin bercerita tentang sahabatku yang paling spesial. Aku sebut spesial bukan karena dia lebih dari yang lain atau ada alasan lain yang luar biasa yang ada pada dirinya.

Dia spesial karena berbeda dengan sahabat-sahabatku sebelumnya. Bila sahabat-sahabatku yang lainya sudah pernah aku jumpai secara tatap muka, sahabatku yang satu ini sama sekali tidak pernah aku temui secara nyata. Aku mengenalnya secara tidak sengaja. Pada waktu itu, temanku sedang browsing dan meng-add orang secara acak di Facebook. Karena pada waktu itu aku juga senggang, aku ikut-ikutan. Cara yang kami pakai untuk meng-addnyapun bisa dikatakan konyol. Demi nama baikku, lebih baik tidak ku ceritakan di sini, hahahaha….

Pada suatu halaman aku melihat ada satu foto profile orang yang menutupi wajahnya dengan boneka angry-bird warna merah. Aku bahkan tidak tahu apakah dia cowok atau cewek. Namanya sendiri juga bukan nama yang sering aku dengar. Dan aku add saja. Jadi bisa dibilang, aku cuma asal add saja. Setelah diconfirm dan kami berkenalan, kami kadang-kadang chatting. Yang aku tahu pada saat itu, dia suka angry-bird dan igo, permainan catur jepang. Dia juga sempat mengambil kelas bahasa jepang… kalau tidak salah sih…

Selama beberapa waktu, kami memang tidak begitu kenal. Karena kami berbeda budaya dan bahasa. Mungkin kalau bisa dikatakan kami hanya sebatas sahabat Pena. Tapi ada satu kejadian yang membuat kami merasa sama, satu dengan lainnya. Ketika itu kami sedang berbicara tentang hal yang biasa-biasa saja. Dan ketika aku menceritakan sedikit tentang pengalamanku, dia bilang kalau hal yang sama juga terjadi dengan dia. Dan mulai saat itu, mungkin karena merasa senasib, kami makin dekat.

Hari demi hari kami mulai berbagi dan bercerita lebih jauh, tentang diri sendiri atau hari-hari yang telah, sedang dan akan kami lalui. Meski demikian, sampai saat ini aku hampir tidak tahu pasti tentang siapa namanya yang sesungguhnya. Aku memanggilnya dengan nama panggilan yang dipilihnya sendiri. Entah mengapa aku dapat merasakan dan melihat wajahnya atau perasaannya walaupun hanya dengan membaca tulisannya. Aku mulai tahu saat dimana dia sedang menghadapi masalah atau dalam keadaan senang. Kami juga berbagi hal-hal yang membuat kami senang dan sedih.

Kami sering tidak sependapat dan sering bertengkar. Dan kami belajar untuk menghargai pendapat masing-masing. Dia adalah salah satu orang yang aku tidak bisa berbohong, walaupun pada umumnya aku akan mengatakan hal yang sebenarnya pada semua teman-temanku. Seringkali dia membuatku bingung karena mengatakan hal yang bertentangan dan tidak jelas. Tapi itu tidak jadi masalah, karena aku akan mengerti suatu saat… aku harap…

Dalam hidup kita, ada kalanya kita tidak memilih siapa yang menjadi sahabat kita. Mungkin kita sering bertemu mereka atau belum pernah bertemu sama sekali. Mungkin mereka ada di dekat kita atau jauh di seberang lautan. Mungkin pada dasarnya mereka sama dengan kita atau sama sekali bertentangan. Hingga ada suatu kejadian yang membuat kita tahu bahwa merekalah sahabat kita.

Kita dan mereka mungkin tidak sama bahkan berbeda sama sekali. Kita juga tidak memilih sahabat karena kelebihannya. Tapi kita memilih mereka dalam kekurangan mereka dan menerima mereka. Ada seorang sahabat yang menanyakan kenapa aku mau bersahabat dengan dia, karena menurutnya, dia bukanlah sahabat yang baik dan akan membuatku kecewa. Jujur akupun tidak tahu jawabannya, tapi jawaban yang kuberikan waktu itu adalah: “Ini adalah keputusanku untuk menjadikan kamu sahabat. Walaupun kamu menganggap kamu bukan sahabat yang baik atau bahkan tidak menganggap aku sahabat, Kamu tetap sahabat buat aku.”

Sepertinya aku sudah capek mengetik… Sebagai penutup, aku ingin mendedikasikan ini sebagai tulisan dari kata-kata yang tak terucapkan untuk sahabat spesialku.

Advertisements

Published by

yonatha

I am a newbie blogger wannabe

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s